Menjelang pemilu, pendataan pemilih mulai dilakukan jauh-jauh hari oleh Pantarlih, panitia pemutakhiran data pemilih. Karena tinggal di LN, banyak pemilih yang sudah pulang ataupun baru datang, sehingga pemutakhiran data ini penting sekali. Sayangnya, pantarlih terdiri hanya dari orang-orang KBRI yang notabene waktu siang bekerja dan kegiatan pemutakhiran ini banyak dilakukan malam hari, dimana WNI kebanyakan sudah tidur. Sehingga cara yang efektif hanya melalui formulir online, email, dan sms. Jarang sekali, atau mungkin tidak pernah, turun ke komunitas. Bisa dibayangkan betapa tidak efektifnya pemutakhiran data ini. Alasan mereka adalah kesadaran masyarakat yang penting, jemput bola mah tidak perlu. *Ingin rasanya menggaruk tembok*
Akhirnya suami saya berinisiatif menghubungi seorang ibu yang membuka usaha katering disini, koleganya banyak lho! Ratusan nama pemilih baru, ratusan nama yang sudah tidak berdomisili di Ba**k*k. Selain itu, stalking FB menjadi cara ampuh, dari beberapa nama yang sudah terjaring, stalking teman2nya, haha, teman FB kami pun menjadi banyak sekali. Merahnya mata akibat memandang laptop dan jari2 yang mengeras karena mengetik pun berbuah manis. Banyak Ibu-ibu kawin campur yang sudah tinggal 7 tahun, 15 tahun disini namun baru kali ini terdaftar. Alhamdulillah. Sosialisasi pun dilakukna, jika tanpa inisiatif suami, sosialisasi mungkin hanya dilakukan di KBRI. Alasan sosialisasi ditunda2 karena staf KBRI banyak acara, jika pelaksananya hanya orang-orang itu saja yang sosialisasi, yang lain tidak mendapatkan honor. Masya Allah, jalan pikiran ini asli saya tidak paham. Dari semua sosialisasi di daerah, 5 dari 6 diurus suami, yang 1 itu paling akhir diadakan karena mereka ingin mendapatkan honor.
Karena satu dan lain hal, pendaftaran Pemilih ini terus diundur--undur batas waktunya. Data ganda WNI yang terdaftar di dalam dan luar negeri menjadi salah satu sebabnya. Sekitar 25% Pemilih terdaftar NIKnya dan terdata ganda, namun hanya 8 orang yang meminta penghapusan di dalam negeri. Waktu 1 bulan hanya dapat 8 orang!!! Suami saya pun akhirnya harus melaporkan kinerja anggotanya yang merasa paling mumpuni dan berkuasa atas data. Bayangkan saja, hanya tinggal menghubungi satu per satu, tanyakan NIK, lalu cocokan. Hanya 1600an pemilih dan hanya 8 orang yang konfirmasi. Setelah drama panjang, penghinaan yang tidak selayaknya, POKJA PPLN di Kemenlu dan Dubes mengetahui masalah ini, ide2 suami saya yang berupa konfirmasi melalui telpon --> surat --> komunitas --> medsos ditolak mentah2 dengan alasan sudah dijalankan oleh yang lain dan tidak diperlukan. Suami pun memilih mengundurkan diri dibandingkan harus mempertanggungjawabnkan pekerjaan yang memble! Dan betul saja, hasilnya hanya 43 orang yang minta pencoretan di dalam negeri padahal ada 400an yang ada NIK terdata ganda, dan disinyalir 800an tanpa NIK terdata ganda! *Pengen nyinyir banget!*
Tak selang beberapa lama setelah penetapan DPT, 2 orang mahasiswa menghubungi untuk menanyakan NIK untuk pencoretan data ganda. WOIIIIII!!!!! DPT sudah ditetapkan tapi masih pendataan??? Kami berdua memilih untuk tidak memberikan, karena kami tahu bahwa sudah tidak bisa diubah kembali datanya. Tapi orang lain? diberikan dengan senang hati. Dua orang mahasiswa ini menelpon setiap pemilih, kan telat banget! KATANYA TIDAK PeRLU DAN SUDAH DILAKUKAN?
Sebulan kemudian, tanda bukti terdaftar pemilih datang via POS. Isinya tanda bukti, contoh surat suara presiden dan parpol, tanpa embel2 apapun. Mereka yang tidak paham, upload di FB, coblos surat suara dan mengirimkan kembali ke KBRI. Duh, mereka tidak kenal siapa yang dilayani, jadinya ya begini, ga nyambung antara pelayan dan subjeknya. Kemudian pesan-pesan pun berdatangan, kenapa saya belum dapat surat, dll. AKhirnya dibalasi satu2, diberi nomor hotline PPLN. Tuh kan, ga efektif kalo nomor hotline hanya dipajang tanpa digunakan untuk menghubungi!!! ALhamdullillah berinisiatif nanya, yang gada inisiatif, ya gakan dapat surat. Tuh kan, sudah dibilangin untuk konfirmasi alamat lagi tapi ga mau. Nyinyir juga kan akhirnya saya.
KPPSLN sudah dibentuk, 5 tahun lalu sso WNI bercerita, surat suara via POS dikirim ke 1 alamat bukan ke alamat masing-masing tanpa pemberitahuan, alhasil surat suara itu teronggok begitu saja, tidak didistribusikan, tidak digunakan. Seorang teman yang tergabunf di KPPSLN ini sudah saya kirimkan pesan agar tidak terulang, kemudian hubungi satu per satu untuk konfirmasi alamat, jika bisa gunakan jasa kurir dibandingkan POS agar tercatat dan sampai ditangan pemilih. Untuk kotak suara keliling (KSK) jika surat suara dibawa 1 orang lalu diminta dicoblos tanpa ada TPS, siap-siap tepok jidat saja.
Monday, February 11, 2019
Wednesday, September 03, 2014
high five
Hola...uda lama banget rasanya ga nulis di blog ini. Semoga bisa dirutinin lagi :)
Ada cerita lucu sore ini. Waktu ayyah-bunbun-zayn sedang bercengkrama (yaelah bahasanya), ayyah cerita betapa pintarnya Zayn. Kemarin ketika sedang wawancara BPRI, mba-mba petugasnya kesulitan nyalain microphone, dan zayn putar volumenya, micnya langsung nyala :)
Alkisah si mba (yang belakangan diketahui namanya mba Ayu), terkesima dan mengajak high five. Ditengah bercerita, ayyah dengan lugunya berkata:
Ayyah: Memang ada kartun five y? Masa Zayn dibilang five, hi five....
Bun : *mikir* bukannya itu ngajak tos/cas yah? *ngakak guling2*
Zayn : Ketawa ngakak keras banget.
Dan setelah mbanya ngajak high five, suamiku tercinta berkata, nama saya Zayn. Hadeuuuuhhhh.... ^^
Ada cerita lucu sore ini. Waktu ayyah-bunbun-zayn sedang bercengkrama (yaelah bahasanya), ayyah cerita betapa pintarnya Zayn. Kemarin ketika sedang wawancara BPRI, mba-mba petugasnya kesulitan nyalain microphone, dan zayn putar volumenya, micnya langsung nyala :)
Alkisah si mba (yang belakangan diketahui namanya mba Ayu), terkesima dan mengajak high five. Ditengah bercerita, ayyah dengan lugunya berkata:
Ayyah: Memang ada kartun five y? Masa Zayn dibilang five, hi five....
Bun : *mikir* bukannya itu ngajak tos/cas yah? *ngakak guling2*
Zayn : Ketawa ngakak keras banget.
Dan setelah mbanya ngajak high five, suamiku tercinta berkata, nama saya Zayn. Hadeuuuuhhhh.... ^^
Sunday, August 03, 2014
Sunday, June 30, 2013
Pe eR bunbun bwat zayn
Zayn...we are on 31-32 weeks now. Time to search your stuff. We decide to get the labour in Bandung, since your grandma is there and she already prepare all your stuff, haha :D
But we still have to prepare your stuff here, just in case you cannot wait to see us, hehe :p We just search for your clodi, bed sheet, bed and pillow, freezer, and baby swimming center. Please remind me for other stuff.
Btw, please hang on in this very hot weather...and please be calm, your daddy is on his way home :)
Luv u....
But we still have to prepare your stuff here, just in case you cannot wait to see us, hehe :p We just search for your clodi, bed sheet, bed and pillow, freezer, and baby swimming center. Please remind me for other stuff.
Btw, please hang on in this very hot weather...and please be calm, your daddy is on his way home :)
Luv u....
Saturday, June 22, 2013
Sidang Thesis
Bangkok, 20 Mei 2013
Hari H sidang thesis. Deg-degan, pasrah, sedikit apatis krn lmyn yakin bakal passed without condition. Persiapan yang uda dilakuin untuk progress, lab yang masih jalan, fisik y g bole diforsir, semuanya bikin agak ogah"an. Alhamdulillah zayn sangat baik selama ngelab, persiapan, bahkan hari H.
It was a very short presentation, and a very short QA session. Not more than 2 hours for both. Nothing special, just a little bit advices, coz most of the questions were asked in the progress report 2 months ago. During our defense, zayn stayed calm, cool, and confident. Thank you dear for your support.
In the end, it was passed without condition. Some revision, paperworks for Salaya, signatures, and covers can be done before 5th June 2013. Even though not as smooth as Thai silk, but in the end we can make it.
Luv you Zayn...
Bunbun-Ayyah
Hari H sidang thesis. Deg-degan, pasrah, sedikit apatis krn lmyn yakin bakal passed without condition. Persiapan yang uda dilakuin untuk progress, lab yang masih jalan, fisik y g bole diforsir, semuanya bikin agak ogah"an. Alhamdulillah zayn sangat baik selama ngelab, persiapan, bahkan hari H.
It was a very short presentation, and a very short QA session. Not more than 2 hours for both. Nothing special, just a little bit advices, coz most of the questions were asked in the progress report 2 months ago. During our defense, zayn stayed calm, cool, and confident. Thank you dear for your support.
In the end, it was passed without condition. Some revision, paperworks for Salaya, signatures, and covers can be done before 5th June 2013. Even though not as smooth as Thai silk, but in the end we can make it.
Luv you Zayn...
Bunbun-Ayyah
Friday, April 12, 2013
Ditendang dd:)
Last tuesday, my pregnancy was exactly 20 weeks of age. I haven't feel anything, no gas, no bubble, no tickles, or even itchy. Well, I cannot say that I'm not worry at all, even though I know that sometimes it's happened! Maybe anterior placenta, or too much abdominal fat :p
My husband knows very well about my sleeping behaviour. You can say all the bed is mine:D I can sleep at this corner, and wake up at another corner:p So last night, I jump a little bit in my sleep, suddenly something kicking inside my womb!!!! Haha, did I woke u up sweety?
But, that's all. No another movement until now. Just talk to my husband, and he laughing while saying, "OMG, another member with abnormal sleeping behaviour?".
FYI, my husband can sleep in 1 position all night long...amazing :p
-Garuk" perut, gerak lagi dong d :) -
My husband knows very well about my sleeping behaviour. You can say all the bed is mine:D I can sleep at this corner, and wake up at another corner:p So last night, I jump a little bit in my sleep, suddenly something kicking inside my womb!!!! Haha, did I woke u up sweety?
But, that's all. No another movement until now. Just talk to my husband, and he laughing while saying, "OMG, another member with abnormal sleeping behaviour?".
FYI, my husband can sleep in 1 position all night long...amazing :p
-Garuk" perut, gerak lagi dong d :) -
Saturday, April 06, 2013
Cerita untuk dede (1)
Dede...bundbund mw ngerjain PR dr Ayyah ni, nulis kronologis dede:p
Ayyah dateng lagi ke Bangkok pas ultah raja, 5-9 Des 2012, rencananya mau ujian tulis UN. Ada mbahkung dan mbah ti juga saat itu. Akhir bulan des bundbund pake celana merah ayyah, ada 2 strips hitam, lapor ayyah d:p He, 26 dec bundbund test pack, 2 strips de...hehe, g percaya, kaget, alhamdulillah:) Lapor ayyah d, haha, ayyah g percaya, sangat tidak yakin, dan mesti konfirm ke dokter, adeuh ayyah bgt:p Ayyah janji mau dateng kalo mmg hamil.
Besoknya, 27 dec bundbund ke OBGYN, test urine lagi,alhamdulillah positive. Konseling puting, 1 minggu lagi disuru balik lg ke dokter. Lapor ayyah, tapi sayangnya ayyah g jadi dateng,hix hix...T.T
Tahun baru diisi dgn malam" pertama bun-de:) Juga dgn deg"an krn mesti lapor Ajarn.
2 Januari, ketok pintu Ajarn, deg deg deg. Ajarn, can we talk for a minute? I have a good news for me, but I am not sure for you. I am pregnant. Dan Ajarn bilang wow congrats!!! It's a very great news. Langsung dikasi wejangan, jangan cape, kalo lelah ngelab istirahat dulu.
3 Januari, balik k dokter, USG pertama, yang keliatan hanya kantung kehamilan dan lemak perut bundbund:p Mulailah as.folat dimaem. Setiap bulan kita bolak-balik ke dokter, semua baik, dan bund-yah selalu berharap selalu baik.
31 Januari, USG untuk nentuin unmur kehamilan, pertama kali ketemu dededan dengar denyut jantungnya, lub dup, lub dup:) Kecil bgt de, cuma 2.5cm, lebih kecil dari myoma bundbund:p Agak waswas dgn myoma yang ketauan, tapi dokter bilang observasi aja, g bisa dilakuin apa" juga.
Mual d...mual dan muntah. G pengen makan, walau semua bisa masuk, tapi qo males bgt. Abis makan muntah lagi, makan lagi, begitu terus. Pegel juga pungung bunde, klo ayyah ada, ayyah pijit:)
Minggu ke 18 masi belum ngerasain gerak dd, cuma perut sering sakit. Kata SpOG bukan gerakannya klo itu. Sabar aja, tunggu smpe minggu k20.
Ni bunde tulis, waktu minggu k 19, semoga segera dd bergerak. Sekarang bundbund uda bisa maem banyak, g keluar lagi, naik lg d berat badannya:p
Ayyah dateng lagi ke Bangkok pas ultah raja, 5-9 Des 2012, rencananya mau ujian tulis UN. Ada mbahkung dan mbah ti juga saat itu. Akhir bulan des bundbund pake celana merah ayyah, ada 2 strips hitam, lapor ayyah d:p He, 26 dec bundbund test pack, 2 strips de...hehe, g percaya, kaget, alhamdulillah:) Lapor ayyah d, haha, ayyah g percaya, sangat tidak yakin, dan mesti konfirm ke dokter, adeuh ayyah bgt:p Ayyah janji mau dateng kalo mmg hamil.
Besoknya, 27 dec bundbund ke OBGYN, test urine lagi,alhamdulillah positive. Konseling puting, 1 minggu lagi disuru balik lg ke dokter. Lapor ayyah, tapi sayangnya ayyah g jadi dateng,hix hix...T.T
Tahun baru diisi dgn malam" pertama bun-de:) Juga dgn deg"an krn mesti lapor Ajarn.
2 Januari, ketok pintu Ajarn, deg deg deg. Ajarn, can we talk for a minute? I have a good news for me, but I am not sure for you. I am pregnant. Dan Ajarn bilang wow congrats!!! It's a very great news. Langsung dikasi wejangan, jangan cape, kalo lelah ngelab istirahat dulu.
3 Januari, balik k dokter, USG pertama, yang keliatan hanya kantung kehamilan dan lemak perut bundbund:p Mulailah as.folat dimaem. Setiap bulan kita bolak-balik ke dokter, semua baik, dan bund-yah selalu berharap selalu baik.
31 Januari, USG untuk nentuin unmur kehamilan, pertama kali ketemu dededan dengar denyut jantungnya, lub dup, lub dup:) Kecil bgt de, cuma 2.5cm, lebih kecil dari myoma bundbund:p Agak waswas dgn myoma yang ketauan, tapi dokter bilang observasi aja, g bisa dilakuin apa" juga.
Mual d...mual dan muntah. G pengen makan, walau semua bisa masuk, tapi qo males bgt. Abis makan muntah lagi, makan lagi, begitu terus. Pegel juga pungung bunde, klo ayyah ada, ayyah pijit:)
Minggu ke 18 masi belum ngerasain gerak dd, cuma perut sering sakit. Kata SpOG bukan gerakannya klo itu. Sabar aja, tunggu smpe minggu k20.
Ni bunde tulis, waktu minggu k 19, semoga segera dd bergerak. Sekarang bundbund uda bisa maem banyak, g keluar lagi, naik lg d berat badannya:p
Thursday, August 30, 2012
TIB-202, monocytic cell line from ATCC
Doing cell culture means you have a lot of baby. Not only twin, but twinnes, nope, twillion maybe:p Be careful for their nutrition, give a lot of supplement, change it every two days. Watch out for the density, if it's too crowded, they will fighting eac other. Aware of contamination, whether is fungi, bacteria, even mycoplasma.
Here are my babies:)
Here are my babies:)
Cemburu di luar logika
Hari ini sepulang kantor, seorang pria gagah sibuk menjadi konsultan untuk sebuah organisasi. Alhasil gtalk dan skype berhenti dulu. Dan jauh di tanah seberang, seorang gadis manis tergelitik membuka email yang seharusnya tidak ia buka, selembar demi selembar surat tak berlembar itu dipelototinya. Tanda X pun dia pilih ketika tak menemukan yang dia cari. Bergerilya dari satu account ke account lain. Hingga akhirnya matanya tertumpu pada beberapa nama pengirim dan alamt surat. Dimulailah perjalanan hati malam itu, tersenyum simpul, geregetan, ketawa terbahak, sunggingan jahil, ah dan banyak lagi ekspresi malam itu.
Membaca surat elektronik itu seperti terbang ke belakang, surat-surat bisu itu bercerita, berbisik rindu, berkata cinta, meneriakan semangat. Kata-kata yang ia yakini hanya untuknya ternyata pernah terucap, walau ia tak perlu berbagi. Bahkan nostalgi di tepi lapangan bola pun ternyata bukan yang pertama dengannya.
Sang gadis paham dan sadar bahwa semua adalah masa lalu, jauh sebelum mereka bertemu.Bahkan dengan sangat jelas tanggal,bulan, dan tahun tercatat. Entah kenapa air mata mulai berlinang, mengalir, dan bahu pun ikut terguncang, ringkih. Ah, ingin rasanya ia ambil, remas, dan lempar ke dalam tong sampah!!! Sungguh bodoh pikirnya. Menangis tanpa alasan, berapa kali dipikir pun tidak ada pembenaran atas tindakannya saat itu.
Perlahan, diulurkannya tangan, mencari sejilid lembaran A4, pelan ia membukanya. Bibir mungilnya mulai tersungging, air mata mulai mengering, bahunya mulai tenang. Disana tertulis kisah mereka. Di mesin pencari, ia tuliskan namanya, beratus surat tak berlembar muncul, jauh lebih banyak dari kisah romantisme terdahulu.
Mata sang gadis sulit untuk terpejam, lelah hatinya karena cemburu, terbakar otaknya mencari kata-kata lain yang tidak mengulang romantisme terdahulu.
Membaca surat elektronik itu seperti terbang ke belakang, surat-surat bisu itu bercerita, berbisik rindu, berkata cinta, meneriakan semangat. Kata-kata yang ia yakini hanya untuknya ternyata pernah terucap, walau ia tak perlu berbagi. Bahkan nostalgi di tepi lapangan bola pun ternyata bukan yang pertama dengannya.
Sang gadis paham dan sadar bahwa semua adalah masa lalu, jauh sebelum mereka bertemu.Bahkan dengan sangat jelas tanggal,bulan, dan tahun tercatat. Entah kenapa air mata mulai berlinang, mengalir, dan bahu pun ikut terguncang, ringkih. Ah, ingin rasanya ia ambil, remas, dan lempar ke dalam tong sampah!!! Sungguh bodoh pikirnya. Menangis tanpa alasan, berapa kali dipikir pun tidak ada pembenaran atas tindakannya saat itu.
Perlahan, diulurkannya tangan, mencari sejilid lembaran A4, pelan ia membukanya. Bibir mungilnya mulai tersungging, air mata mulai mengering, bahunya mulai tenang. Disana tertulis kisah mereka. Di mesin pencari, ia tuliskan namanya, beratus surat tak berlembar muncul, jauh lebih banyak dari kisah romantisme terdahulu.
Mata sang gadis sulit untuk terpejam, lelah hatinya karena cemburu, terbakar otaknya mencari kata-kata lain yang tidak mengulang romantisme terdahulu.
Sunday, May 15, 2011
Monday, May 09, 2011
ikan lele
Ikan lele, entah kenapa kami berdua g terlalu suka ikan ini. Dulu waktu zaman kuliah padahal g nolak makan ikan ini, mungkin karena kecil dan garing x y, ditambah sambel y muantbs :) Kalo disini gede"dan lembek...yaiks...=/ Tapi ada 1 tempat makan di pojokan soi 5 yang ikan lelenya uenak uenak uenak...ikan lelenya dipotong", dikasi bumbu. Ikannya garing....ring...ring...ring...bumbunya juga enak, walau gada sambel uda enak, cukup 30 bath bisa makan 3x...hehe, atau bisa jadi sx abis, haha :))
Tadi malem makan ini, shaur pun dilanjut makan ini, yang tadinya males"an shaur, bisa abis 4 potong ikan, hehe:p *potongannya kecil qo, beneran, suer*
So, mas mau? kalo mau ayo kemari :D
Sunday, May 08, 2011
braveness
Must be brave, and we must be strong...
Aktivitas ade hari ini banyak mas...mulai dari dibangunin ayang, shalat tahajud, shubuh, tilawah dan baca Al-Qur'an. Tapi ga pake diskusi pagi cinta, gada teori relativitasnya ayang di pagi hari, gada diskusi nyeleneh, hehe:p Abis itu ade laper, haha:)) makanlah 3 buah bagelen dan susu kedelai, soalnya berencana maem bubur di soi 7 sekalian beli bakso di soi 5.
Baksonya dapet, sama mau beli celana pendek, tapi qo 50 bath, mahal amat=/ ntar tolong bawain dari bandung y masku sayang ;;) lalu maeemlah bubur, tapi qo beda rasanya, jadi g abis d, kalo ada mas, pasti diabisin:p Terus ngajichan di Athen, terlambat datang 15 menit, soalnya nungguin mba dewi beli pisang di depan 7/11.
Ngajichannya gada mba dian, dan lupa nyantumin petugasnya, jadi sukarela aja, ad jadi moderator (biar g tadabur ato bawa materi:p) tadaburnyaQS Ar-Rad ayat 31, ttg Al-Qur'an sebagai mu'jizat. Materinya ttg hilangnay mental pemelihara, terus nyangkut ke PR yang sangat banyak, memperbaiki diri sendiri, keluarga, masyarakat, hingga sistem. Di penutup ade nyangkutin ke teori relativitas, ketika qt sudah berusaha, bisa jadi kita tidak mendekat, tapi Allah yang mendekatkannya untuk kita.
Lalu dilanjut makan siang, sambelnya enaaaakkkk...tapi sayang ada y bilang kualitas lebih baik dari kuantitas T.T Lalu bahas ngajichan mau kemana minggu depan, dan ditanya Qt mau dikasi kado apa, haha:)) a bilang a mau rumah. Ditawarin seprai, bedcover, blender, tas, a geleng, soalnya nanti g kepake =/ terus mau dikasi mentahnya aja, wekekek:p
Lalu pulang, g jadi ke Grandi karena hujan, minggu depan mqn. Karena macet, jadinya mapir makro, nemu ayam halal, sayuran, dan kue bayam:) dan tidak lupa beli tomat untuk dijus. Sayangnya g bisa beli mangga, karena berat dan gada yang ngupas. Barangnya ade masukin tas ayang, buerat buangedh...dapet bisnya berdiri, dan macet...oh pungungku sayang...Pas di jalan diikutin anjing karena bau ayam, digonggongin 2 anjing juga, ade teriak keras banget...haha:))
Lalu nyampe kamar, nyalain AC, shalat, makan kue bayam...huhu, uenak uenak uenak...:D
Dan ad tadi berdiri di pintu kamar mandi, ayang lagi sikat gigi, hihi:p
Miss u dear, maaf ade melo, saling menguatkan y cinta, y kangen g cuma ade, haha sok pede:p
-luv-
Annette
Aktivitas ade hari ini banyak mas...mulai dari dibangunin ayang, shalat tahajud, shubuh, tilawah dan baca Al-Qur'an. Tapi ga pake diskusi pagi cinta, gada teori relativitasnya ayang di pagi hari, gada diskusi nyeleneh, hehe:p Abis itu ade laper, haha:)) makanlah 3 buah bagelen dan susu kedelai, soalnya berencana maem bubur di soi 7 sekalian beli bakso di soi 5.
Baksonya dapet, sama mau beli celana pendek, tapi qo 50 bath, mahal amat=/ ntar tolong bawain dari bandung y masku sayang ;;) lalu maeemlah bubur, tapi qo beda rasanya, jadi g abis d, kalo ada mas, pasti diabisin:p Terus ngajichan di Athen, terlambat datang 15 menit, soalnya nungguin mba dewi beli pisang di depan 7/11.
Ngajichannya gada mba dian, dan lupa nyantumin petugasnya, jadi sukarela aja, ad jadi moderator (biar g tadabur ato bawa materi:p) tadaburnyaQS Ar-Rad ayat 31, ttg Al-Qur'an sebagai mu'jizat. Materinya ttg hilangnay mental pemelihara, terus nyangkut ke PR yang sangat banyak, memperbaiki diri sendiri, keluarga, masyarakat, hingga sistem. Di penutup ade nyangkutin ke teori relativitas, ketika qt sudah berusaha, bisa jadi kita tidak mendekat, tapi Allah yang mendekatkannya untuk kita.
Lalu dilanjut makan siang, sambelnya enaaaakkkk...tapi sayang ada y bilang kualitas lebih baik dari kuantitas T.T Lalu bahas ngajichan mau kemana minggu depan, dan ditanya Qt mau dikasi kado apa, haha:)) a bilang a mau rumah. Ditawarin seprai, bedcover, blender, tas, a geleng, soalnya nanti g kepake =/ terus mau dikasi mentahnya aja, wekekek:p
Lalu pulang, g jadi ke Grandi karena hujan, minggu depan mqn. Karena macet, jadinya mapir makro, nemu ayam halal, sayuran, dan kue bayam:) dan tidak lupa beli tomat untuk dijus. Sayangnya g bisa beli mangga, karena berat dan gada yang ngupas. Barangnya ade masukin tas ayang, buerat buangedh...dapet bisnya berdiri, dan macet...oh pungungku sayang...Pas di jalan diikutin anjing karena bau ayam, digonggongin 2 anjing juga, ade teriak keras banget...haha:))
Lalu nyampe kamar, nyalain AC, shalat, makan kue bayam...huhu, uenak uenak uenak...:D
Dan ad tadi berdiri di pintu kamar mandi, ayang lagi sikat gigi, hihi:p
Miss u dear, maaf ade melo, saling menguatkan y cinta, y kangen g cuma ade, haha sok pede:p
-luv-
Annette
Thursday, May 05, 2011
kangen
Kangen ayang, padahal baru 1 hari mas kembali ke kantor. Biasanya ada yang nyerewetin, ada yang g bolehin maem, ada yang ngamuk", ada yang godain, really miss him.... It's only 6 weeks, it's only 6 weeks, yeah, only 6 weeks...T.T
Wednesday, April 27, 2011
A new step
9 April 2011,
Subhanallah, walhamdulillah, wasyukurillah,
Hari ini akhirnya langkah pertama untuk membentuk keluarga kami jalani. Sebuah perjuangan baru saja kami awali. Dimulai dengan ijab dan qabul yang alhamdulillah lancar dan tegas (walau namanya keserimpet dikit :p )
Boleh kiranya falsh back sebentar, mengenang masa-masa awal, haha:))
27 Juni 2010, pertemuan pertama kami di depan PATA Department Store. Ada yang kepagian, juga kesiangan datengnya :( Dan yang pasti ada yang disangka ibu"...hix T.T
Juli 2010, ngajikok, Insiden Cuci Piring. Keren banget bahasanya, hehe:p Ada yang jatuh hati sama yang nyuci piring. Alhamdulillah, nyuci piring membawa berkah, hehe:p Dilanjutkan dengan permintaan untuk berproses, sayangnya walau belum ada perasaan apapun, ada yang nantangin orang Batak, orang Batak dilawan:p Dimulai dari kirim-kirim pesan, ngajakin jadi pembicara sanlat SIB padahal mau minta alamat email dan no HP, makan siang di KBRI, dan berantem di KBRI juga, hehe:p
Agustus 2010, Ada yang minta diperhatiin, huhuy...
September 2010, Ada yang dapet tiket gratis dan terbang ke Bandung.... Subhanallah, begitu dimudahkan langkahnya.... Ada yang ngambek merasa tak dihargai. Jawaban istikharah belum kunjung datang.
Oktober 2010, Insiden 123, ketika perasaan selangkah lebih maju dari logika. Terimakasih Ya Rabb, akhirnya jawaban tersebut datang juga, terimakasih untuk kemantapan hati, juga dilunakkannya hati kami. Insiden The Fifth, haha, salah masuk bo, qo mahal:p
25 Oktober 2010, Pertemuan yang tak disangka-sangka, ada yang tersiam seribu kata ketika ditanya, ada juga yang malah cengengesan, hehe:p Alhamdulillah kami berdua mencoba siap untuk memulai langkah...
November 2010, Ada yang milad dan membaca surat pertama, hehe:p Hunting sutera dan dapet coklat :)
Desember 2010, pertama kali ditinggal...hix...sedihnya...T.T
Januari 2011 Insiden Pataya, banana boat muahal tenan :p
Februari 2011 ketika rizki takan lari kemana...
Maret 2011 Ada yang nangis ditinggal terbang:p
Finally, 9 April 2011 terimakasih Ya Rabb, ENgkau telah mempertemukan kami.... Akad nikah diiringi do'a, restu, dan sorakan dari para sahabat... What a memory :)
Sebuah lika-liku kehidupan, Allah menciptakan hujan, agar kita mensyukuri pelangi yang kan menjelang...
10 April 2011 net, tolong nyalain air...:p Insiden kaus singlet 2245, haha :))
18 April 201, kembali ke Bangkok...melanjutkan sebuah perjuangan yang belum dimulai.
26 April 2011, Insiden buka puasa air, hehe:p
27 April 2011, ada ucap syukur dan janji disana.... Mari kita berjuang bersama cinta...:)
-Zamal-Annette-
Subhanallah, walhamdulillah, wasyukurillah,
Hari ini akhirnya langkah pertama untuk membentuk keluarga kami jalani. Sebuah perjuangan baru saja kami awali. Dimulai dengan ijab dan qabul yang alhamdulillah lancar dan tegas (walau namanya keserimpet dikit :p )
Boleh kiranya falsh back sebentar, mengenang masa-masa awal, haha:))
27 Juni 2010, pertemuan pertama kami di depan PATA Department Store. Ada yang kepagian, juga kesiangan datengnya :( Dan yang pasti ada yang disangka ibu"...hix T.T
Juli 2010, ngajikok, Insiden Cuci Piring. Keren banget bahasanya, hehe:p Ada yang jatuh hati sama yang nyuci piring. Alhamdulillah, nyuci piring membawa berkah, hehe:p Dilanjutkan dengan permintaan untuk berproses, sayangnya walau belum ada perasaan apapun, ada yang nantangin orang Batak, orang Batak dilawan:p Dimulai dari kirim-kirim pesan, ngajakin jadi pembicara sanlat SIB padahal mau minta alamat email dan no HP, makan siang di KBRI, dan berantem di KBRI juga, hehe:p
Agustus 2010, Ada yang minta diperhatiin, huhuy...
September 2010, Ada yang dapet tiket gratis dan terbang ke Bandung.... Subhanallah, begitu dimudahkan langkahnya.... Ada yang ngambek merasa tak dihargai. Jawaban istikharah belum kunjung datang.
Oktober 2010, Insiden 123, ketika perasaan selangkah lebih maju dari logika. Terimakasih Ya Rabb, akhirnya jawaban tersebut datang juga, terimakasih untuk kemantapan hati, juga dilunakkannya hati kami. Insiden The Fifth, haha, salah masuk bo, qo mahal:p
25 Oktober 2010, Pertemuan yang tak disangka-sangka, ada yang tersiam seribu kata ketika ditanya, ada juga yang malah cengengesan, hehe:p Alhamdulillah kami berdua mencoba siap untuk memulai langkah...
November 2010, Ada yang milad dan membaca surat pertama, hehe:p Hunting sutera dan dapet coklat :)
Desember 2010, pertama kali ditinggal...hix...sedihnya...T.T
Januari 2011 Insiden Pataya, banana boat muahal tenan :p
Februari 2011 ketika rizki takan lari kemana...
Maret 2011 Ada yang nangis ditinggal terbang:p
Finally, 9 April 2011 terimakasih Ya Rabb, ENgkau telah mempertemukan kami.... Akad nikah diiringi do'a, restu, dan sorakan dari para sahabat... What a memory :)
Sebuah lika-liku kehidupan, Allah menciptakan hujan, agar kita mensyukuri pelangi yang kan menjelang...
10 April 2011 net, tolong nyalain air...:p Insiden kaus singlet 2245, haha :))
18 April 201, kembali ke Bangkok...melanjutkan sebuah perjuangan yang belum dimulai.
26 April 2011, Insiden buka puasa air, hehe:p
27 April 2011, ada ucap syukur dan janji disana.... Mari kita berjuang bersama cinta...:)
-Zamal-Annette-
Tuesday, December 07, 2010
Thursday, August 12, 2010
Curhatan Dirut PLN
Risiko Dihujat LISTRIK di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta padam. Heboh. Ribuan penumpang ngomel, marah dan menghujat. Terutama menghujat PLN. Dan juga tentu menghujat saya. Apalagi mati listrik itu terjadi pada waktu puncak-puncaknya: menjelang jam penerbangan pertama, di hari Jumat yang lebih ramai daripada hari apa pun, dan menjelang bulan puasa di mana banyak orang akan melakukan perjalanan suci berbakti kepada orang tua, termasuk ke kuburan mereka.
Nama PLN yang selama ini sudah buruk itu hancur lebur di Bandara Soekarno-Hatta pagi itu. Bahkan, hancur di mata seluruh bangsa Indonesia. Sebuah headline surat kabar yang memang biasa mengkritik PLN menulis: Byar-pet telah memalukan bangsa!
Sungguh masuk akal bila hari itu tidak ada satu pun orang yang berpikir bahwa mati lampu di bandara tersebut bukan kesalahan PLN. Masuk akal juga kalau tidak ada yang berpikir bahwa bisa saja instalasi listrik di dalam bandara itulah yang mengalami gangguan. Bahkan aneh sekali. Mengapa UPS yang mestinya otomatis mengambil alih daya listrik secara darurat itu tidak jalan.
Begitulah hukum alam. Seorang koruptor yang istrinya dua dan rumahnya mewah akan kelihatan lebih jahat daripada seorang koruptor yang lebih besar tapi istrinya satu dan rumahnya biasa saja karena berhasil menyimpan uangnya di luar negeri yang tidak ketahuan siapa pun.
Ada cerita lainnya: Kontraktor Jepang, Mitsubishi, mengerjakan pemborongan pembaruan pembangkit listrik di Muara Karang, Jakarta. Alat beratnya menghantam instalasi listrik dan membuat sebagian kawasan Jakarta padam. Hari itu nama PLN juga babak belur. Masyarakat Jakarta sudah trauma. Bisa-bisa akan berbulan-bulan lagi terjadi pemadaman bergilir. Meski hari itu listrik bisa dipulihkan dalam waktu lima jam, tapi nama sudah terlanjur hancur.
Orang tahunya PLN itu memang sudah parah. Tidak mungkin Mitsubishi bisa salah. Pasti PLN yang salah. Apalagi pihak Mitsubishi yang semula sudah setuju untuk meminta maaf secara terbuka ke publik, akhirnya menolak. Alasannya kantor pusatnya di Tokyo tidak setuju. Saya memaklumi alasan itu, karena begitu perusahaan itu minta maaf akan sangat rawan gugatan. Siapa pun yang menggugat, Mistubishi akan langsung kalah. Sudah minta maaf, berarti sudah mengakui berbuat salah. Di mata Mitsubishi barangkali muncul logika ini: sekalian saja biar PLN yang salah.
Di kota Pematang Siantar (Sumatera Utara), masyarakat yang baru saja menikmati hilangnya pemadaman bergilir bertahun-tahun, menghujat PLN lagi. Kali ini listrik di kota itu memang padam cukup luas. PLN hanya bisa menerima hujatan itu, meski mati lampu tersebut sama sekali tidak disangka-sangka. Hari itu seseorang yang lagi marah mengamuk membabi-buta. Ini karena jaringan di rumahnya diputus akibat ketahuan mencuri listrik. Diam-diam dia pergi ke suatu tempat yang vital. Mengamuk dan memutuskan jaringan penting listrik di sana. Polisi memang berhasil menangkap orang tersebut, tapi kekecewaan masyarakat yang listriknya mati tidak terobati.
Di Cianjur Selatan (Jawa Barat) masyarakat juga marah. Hari itu hujan angin luar biasa hebatnya. Disertai petir dan halilintar. Jaringan di Cianjur Selatan putus. Pemulihannya memerlukan waktu lebih dari lima jam. Kali ini PLN benar-benar salah.
Setelah diperiksa, ternyata jaringan ini terlalu panjang tanpa dipasangi LBS di tengah-tengahnya. Jaringan ini panjangnya 15 kilometer tanpa LBS sama sekali. Seharusnya, setidaknya di tiap 3 kilometer dipasangi LBS. Dengan demikian kalau pun listrik mati karena bencana alam, akan lebih cepat memperbaikinya. Tidak harus lebih lima jam seperti itu. Bahwa petugas harus memulihkan jaringan itu sambil mengarungi hujan badai, itu sudah biasa. Tapi, bahwa tidak ada LBS di tengah-tengah jaringan panjang itu, memang kesalahan sistem di PLN. Setelah kejadian itu, seluruh Indonesia diminta memeriksa di mana saja ada jaringan yang terlalu panjang yang tidak dipasangi LBS. Rasanya tidak perlu dijelaskan apa itu LBS, karena begitu banyak peralatan listrik yang memang sulit dijelaskan. Dan tidak perlu. Yang penting listrik jangan mati. Ternyata memang banyak listrik mati akibat kesalahan sistem PLN seperti itu.
Yang terakhir ini kesalahan saya juga: Waktu saya ke Istana Bogor Jumat lalu, saya menyempatkan diri menemui dan berdialog dengan karyawan PLN di Bogor.
Hari sudah malam. Di luar lagi hujan deras. Saat itulah radio panggil petugas PLN bersuara: Lima tiang listrik di lereng Gunung Salak roboh. Saya bertanya, jam berapa ini. Sekitar jam 22.00. Saya terus mendengarkan dialog di pesawat komunikasi itu. Suaranya agak kurang jelas. Rupanya petugas di sisi sana lagi di tengah-tengah hujan. Dia sudah berusaha untuk bersuara sekeras mungkin tapi masih kalah dengan suara angin ribut.
"Jurangnya dalam sekali," bunyi suara di radio komunikasi itu.
Dari seberang sana terdengar pertanyaan apa yang harus diperbuat. Jiwa saya terbelah. Di satu pihak saya membayangkan alangkah menderitanya masyarakat yang listriknya padam di lereng gunung Salak itu. Di lain pihak saya bergulat dengan perasaan: Akankah saya memaksa petugas itu untuk memulihkan tiang listrik di bibir jurang yang dalam di tengah kegelapan malam yang berhujan itu? Akankah saya harus mengorbankan jiwa mereka?
Saya tercenung agak lama. Kadang sebuah keputusan begitu sulitnya.
Bahwa PLN dan saya dihujat, baik akibat kesalahan sendiri maupun bukan, tidak bisa dihindari. Tidak ada resep yang lebih baik kecuali terus bekerja keras.
Saya hanya ingat ketika awal-awal membenahi Jawa Pos pada 1982. Waktu itu begitu lemahnya Jawa Pos sehingga orang Surabaya sendiri tidak tahu di mana alamat Jawa Pos di Jalan Kembang Jepun itu.
"Di mana sih Jawa Pos itu?"
"Di depan Bank Karman," jawab saya.
Bank Karman. Begitu kecilnya bank itu, tapi masih lebih terkenal daripada Jawa Pos.
Maka timbul dendam dalam jiwa saya: saya harus membuat Jawa Pos setidaknya akan menjadi lebih terkenal dari Bank Karman! Kalau suatu saat ada yang bertanya di mana itu Bank Karman, akan saya jawab dengan gagah berani: di depan Jawa Pos!
Dendam yang sama kini muncul di jiwa saya. Saya harus membuat PLN lebih terkenal daripada bandara Soekarno-Hatta. Dengan demikian kalau suatu saat ada mati lampu lagi di Bandara Soekarno-Hatta, orang tidak lagi menghujat PLN. Saya serahkan kepada-Nya mengenai hasilnya. (*)
Nama PLN yang selama ini sudah buruk itu hancur lebur di Bandara Soekarno-Hatta pagi itu. Bahkan, hancur di mata seluruh bangsa Indonesia. Sebuah headline surat kabar yang memang biasa mengkritik PLN menulis: Byar-pet telah memalukan bangsa!
Sungguh masuk akal bila hari itu tidak ada satu pun orang yang berpikir bahwa mati lampu di bandara tersebut bukan kesalahan PLN. Masuk akal juga kalau tidak ada yang berpikir bahwa bisa saja instalasi listrik di dalam bandara itulah yang mengalami gangguan. Bahkan aneh sekali. Mengapa UPS yang mestinya otomatis mengambil alih daya listrik secara darurat itu tidak jalan.
Begitulah hukum alam. Seorang koruptor yang istrinya dua dan rumahnya mewah akan kelihatan lebih jahat daripada seorang koruptor yang lebih besar tapi istrinya satu dan rumahnya biasa saja karena berhasil menyimpan uangnya di luar negeri yang tidak ketahuan siapa pun.
Ada cerita lainnya: Kontraktor Jepang, Mitsubishi, mengerjakan pemborongan pembaruan pembangkit listrik di Muara Karang, Jakarta. Alat beratnya menghantam instalasi listrik dan membuat sebagian kawasan Jakarta padam. Hari itu nama PLN juga babak belur. Masyarakat Jakarta sudah trauma. Bisa-bisa akan berbulan-bulan lagi terjadi pemadaman bergilir. Meski hari itu listrik bisa dipulihkan dalam waktu lima jam, tapi nama sudah terlanjur hancur.
Orang tahunya PLN itu memang sudah parah. Tidak mungkin Mitsubishi bisa salah. Pasti PLN yang salah. Apalagi pihak Mitsubishi yang semula sudah setuju untuk meminta maaf secara terbuka ke publik, akhirnya menolak. Alasannya kantor pusatnya di Tokyo tidak setuju. Saya memaklumi alasan itu, karena begitu perusahaan itu minta maaf akan sangat rawan gugatan. Siapa pun yang menggugat, Mistubishi akan langsung kalah. Sudah minta maaf, berarti sudah mengakui berbuat salah. Di mata Mitsubishi barangkali muncul logika ini: sekalian saja biar PLN yang salah.
Di kota Pematang Siantar (Sumatera Utara), masyarakat yang baru saja menikmati hilangnya pemadaman bergilir bertahun-tahun, menghujat PLN lagi. Kali ini listrik di kota itu memang padam cukup luas. PLN hanya bisa menerima hujatan itu, meski mati lampu tersebut sama sekali tidak disangka-sangka. Hari itu seseorang yang lagi marah mengamuk membabi-buta. Ini karena jaringan di rumahnya diputus akibat ketahuan mencuri listrik. Diam-diam dia pergi ke suatu tempat yang vital. Mengamuk dan memutuskan jaringan penting listrik di sana. Polisi memang berhasil menangkap orang tersebut, tapi kekecewaan masyarakat yang listriknya mati tidak terobati.
Di Cianjur Selatan (Jawa Barat) masyarakat juga marah. Hari itu hujan angin luar biasa hebatnya. Disertai petir dan halilintar. Jaringan di Cianjur Selatan putus. Pemulihannya memerlukan waktu lebih dari lima jam. Kali ini PLN benar-benar salah.
Setelah diperiksa, ternyata jaringan ini terlalu panjang tanpa dipasangi LBS di tengah-tengahnya. Jaringan ini panjangnya 15 kilometer tanpa LBS sama sekali. Seharusnya, setidaknya di tiap 3 kilometer dipasangi LBS. Dengan demikian kalau pun listrik mati karena bencana alam, akan lebih cepat memperbaikinya. Tidak harus lebih lima jam seperti itu. Bahwa petugas harus memulihkan jaringan itu sambil mengarungi hujan badai, itu sudah biasa. Tapi, bahwa tidak ada LBS di tengah-tengah jaringan panjang itu, memang kesalahan sistem di PLN. Setelah kejadian itu, seluruh Indonesia diminta memeriksa di mana saja ada jaringan yang terlalu panjang yang tidak dipasangi LBS. Rasanya tidak perlu dijelaskan apa itu LBS, karena begitu banyak peralatan listrik yang memang sulit dijelaskan. Dan tidak perlu. Yang penting listrik jangan mati. Ternyata memang banyak listrik mati akibat kesalahan sistem PLN seperti itu.
Yang terakhir ini kesalahan saya juga: Waktu saya ke Istana Bogor Jumat lalu, saya menyempatkan diri menemui dan berdialog dengan karyawan PLN di Bogor.
Hari sudah malam. Di luar lagi hujan deras. Saat itulah radio panggil petugas PLN bersuara: Lima tiang listrik di lereng Gunung Salak roboh. Saya bertanya, jam berapa ini. Sekitar jam 22.00. Saya terus mendengarkan dialog di pesawat komunikasi itu. Suaranya agak kurang jelas. Rupanya petugas di sisi sana lagi di tengah-tengah hujan. Dia sudah berusaha untuk bersuara sekeras mungkin tapi masih kalah dengan suara angin ribut.
"Jurangnya dalam sekali," bunyi suara di radio komunikasi itu.
Dari seberang sana terdengar pertanyaan apa yang harus diperbuat. Jiwa saya terbelah. Di satu pihak saya membayangkan alangkah menderitanya masyarakat yang listriknya padam di lereng gunung Salak itu. Di lain pihak saya bergulat dengan perasaan: Akankah saya memaksa petugas itu untuk memulihkan tiang listrik di bibir jurang yang dalam di tengah kegelapan malam yang berhujan itu? Akankah saya harus mengorbankan jiwa mereka?
Saya tercenung agak lama. Kadang sebuah keputusan begitu sulitnya.
Bahwa PLN dan saya dihujat, baik akibat kesalahan sendiri maupun bukan, tidak bisa dihindari. Tidak ada resep yang lebih baik kecuali terus bekerja keras.
Saya hanya ingat ketika awal-awal membenahi Jawa Pos pada 1982. Waktu itu begitu lemahnya Jawa Pos sehingga orang Surabaya sendiri tidak tahu di mana alamat Jawa Pos di Jalan Kembang Jepun itu.
"Di mana sih Jawa Pos itu?"
"Di depan Bank Karman," jawab saya.
Bank Karman. Begitu kecilnya bank itu, tapi masih lebih terkenal daripada Jawa Pos.
Maka timbul dendam dalam jiwa saya: saya harus membuat Jawa Pos setidaknya akan menjadi lebih terkenal dari Bank Karman! Kalau suatu saat ada yang bertanya di mana itu Bank Karman, akan saya jawab dengan gagah berani: di depan Jawa Pos!
Dendam yang sama kini muncul di jiwa saya. Saya harus membuat PLN lebih terkenal daripada bandara Soekarno-Hatta. Dengan demikian kalau suatu saat ada mati lampu lagi di Bandara Soekarno-Hatta, orang tidak lagi menghujat PLN. Saya serahkan kepada-Nya mengenai hasilnya. (*)
Monday, August 09, 2010
what's wrong with this day?
What's wrong with this day? There are a lot of weird things this day, cekidot:
1. Mie untuk sahur (padahal jarang banget makan mie untuk sahur)
2. Shuttle bus siriraj-Phayathai g dateng
3. Naek ojek 20 bth
4. Jatoh dari ojek
5. Bis 44nya lama banget
6. Ga boleh bawa minum ke kelas
7. Disedian minuman setiap hari untuk kursus baru ini, dan bukan air mineral
8. Saya tidak mengantuk sedikitpun saat di kelas
9. Saya g jadi puasa
10. Baca email dan menulis email yang puanjang banget
11. Dapet berita kalo P'Deding meninggal
12. Hati saya g enak
13. Saya g ngerti apa yang sedang terjadi
-gadiskcil yang g ngerti maksud dari hari ini-
Subscribe to:
Posts (Atom)


